week end dead style
HAHAY EVERYBODY : catatan akhir pekan Nyai Laras Ajeng Pitayu the hopeless jobless weekender 12 – 13 mei 2007
Good morning, happiness! Well sekarang sebenernya gak morning sih, udah jam 11 gitu- tp suasananya syahdu syahdu oke gitulah, hehhee- mau random blabbing aja ya, ga ada tema spesifik-
Jadi kemaren sabtu si Laras Ajeng Pitayu tau2 merasa dirinya kurang menarik (menarik becak) pabila dibandingkan dengan pegunungan- HAH! Soalnya empat lelaki yang seharusnya pergi jjs bersamanya lebih memilih hengkang ke Lembang meninggalkan sang dara termarjinalkan sendirian di Bandung.
Byek! Khan si aan (lelaki #1) kulap ke tangkuban perahu, jadi sabtu kemaren adalah salah satu “Sabtu Tanpa Aan” sehingga untuk mengisi waktu luang diriku pun harus memutar otak. Maka hasil pemutaran otak yg saya lakukan adalah sbb: (1) ke-lab-ing in the morning utk bikin media, elektroforesis (btw, hasil pcr 16s muncuuul! Yippee, I feel like I can lie down and make love to everybody right away- heh itu Roberto Benigni yg bilang looh) (2) jjs sama masyarakat labschool yang stranded (dan pernah stranded, hehehe peace ah nis) di negri gajah biru ampe malem terus tidurrrr.
Yak pada dasarnya manusia memang hanya pion2 Tuhan belaka yang bisa disetir kemana saja (edaaan.) walhasil rencana tersebutpun batal terjadi. Well tidak sepenuhnya batal sih- saya tetap ke lab dan melakukan hal2 berguna yg berkaitan dengan penelitian saya (edaaan.) dan (Alhamdulillahi rabbil alamiin) di lab pun aman tidak diganggu jin 1000 wajah yg suka nongol seenak udel.
DAN saya melewatkan makan siang yang enak dan berkualitas pake nasi dan sop garang asam iga (nyammmmmmmmmmm, slurp) di kedai Nyonya Rumah bersama pasbul (pasangan bulung- kata tika, pasangan cabul- kata lrs) aning dan danil (fufufufufufu diTRAKTIR LHOO, ayo ayo semua rekan se-gank kita poroti mas2 cina-jawa bergaji(h) itu). Wah – wah, tetapi memang, di tengah2 hal2 yg bisa disyukuri pastilah ada hal2 yang bisa disesali (lho?). Acara JJS labschool BATAL! Karena 2 dari 3 personel wanita tak jelas dimana rimbanya. 3 dari 3 personel pria peserta JJS semuanya PERGI KE LEMBANG dengan tujuan berbeda2. Edaan (kata edan ke3) jangan2 mereka semua sedang kongkalikong dalam melakukan sayembara memperebutkan diriku, mungkinkah? Ternyata mustahil, karena mereka pergi pada waktu yg berbeda2, ada yang seharian, ada yang siang, ada juga yg malem (cih! Sayang sekali- ujar laras sembari menjentikkan jari)
Malamnya dakupun end up desperate karena ngga bisa ngeceng di mall mall sambil pake dompet berantai dan tato palsu gambar rajawali dari bonus permen jagoan neon hari itu. Setelah puas nangis dan mencakari kasur, akhirnya saya pun bangkit dan menghampiri kamar ija. “ja, lo laper ga? Ke McD yuk? Gw tadi nelpon mcd gabisa – bisa (yaeyalaaaaaah! 14045 ternyata kaga perlu 022 di depannya, hihihihihi, malu ach)” rupanya harapan ngeceng masih ada barang secercah! Khan kita bisa nongkrong di McD sambil nyiul2in awewe (eeeewwwwwwwwh!!! Apaan si kelakuan udh kaya alay di terminal) “Yaah ras, td siang g udh mkn mcD” hhhhhuuuuuuuuuu~
Setelah merajuk sembari berguling2 di tanah akhirnya si ija sepakat juga pergi nemenin ke mcD tapi ada syaratnya yakni kudu take away soalnya dia juga mu beli sop daging di simpang, ah gapapa lah, dakupun menjawap dengan anggukan antusias (guk guk guk, begitulah bunyi anggukan yang antusias). Fiuuhhh akhirnya tercapai juga impian pergi ke public place yang memungkinkan kita ketemu people we know yang bisa diajak hi-five sembari bawa tiprekorder di bahu yang melantunkan lagu2nya vanilla ice atau diajak pelukan setelah sebelumnya lari dari 2 kutup yang berlawanan. Yaaah pokoknya hal2 sentimentil persahabatan semacam itulaah!
DOEEENG! Hingga sampai di angkot dalam perjalanan pulang pun saya ternyata: TIDAK BERTEMU SIAPA – SIAPA YANG SAYA KENAL. Perjalanan yang harusnya hanya berlangsung selama 5 menit itupun rasanya seperti sewindu (udang kali). Huhahuh, tinggal satu cara untuk menghibur diri!
NONTON PELEM DIPIDI, yeaaaah! Saya pun langsung berhi-five dengan bayangan saya sendiri (buset pathetic amat) yang juga menyepakati ide brilian yang orisinil tersebut. Banyak pilihan disajikan di tempat rental dvd terdekat (baca: kamar ija) dan saya memilih SUPER SIZE ME (iiih basi hare gene baro nontooon, bodo ah).
Jadilah saya pukul 21.30 duduk anteng nyetel dvd, hihihihihihi asyik sekali. Namun, ada hal yang ganjil berkaitan dengan judul film yang saya pilih, yakni pilihan menu makan malam saya. Tiada lain tiada bukan adalah setangkup penuh BigMac, French fries dan Coke ukuran sedang. Wahahahahahaha! Sebelum film dimulai saya berjanji untuk samasekali tidak akan merasa bersalah dan terus melanjutkan hidup dengan gembira.
Ternyata tidak (alamak jan, saya ini mudah sekali lho dicekoki hal2 yang sifatnya mendoktrinasi). Di akhir film, walaupun bigmac dan fries udah diabisin dari kapan tau saking maruknya, saya tidak menghabiskan coke (sisa 2/3nya) dan merasa ingin memuntahkan makanan yg td dimakan (tp gajadi soalnya udah dibayar). Saya luar biasa merasa unhealthy, fat, useless, brainless, males, dll-
Hingga akhirnya saya memutuskan untuk: LARI PAGI hari ini. Wuaaaaaah! Exciting sekali bukan! Hampir sama excitingnya dengan menonton pertandingan tenka ichi budokai di sebelah bezita. Saya pun lari pagi (total: 3 putaran saja, BAIKLAH! Saya memang cupu- biarin deh yg penting olah raga, pergi bigmac! pergi French fries! pergi nasi dan sop garang asam iga! haaiiiiyaaaaaau)
Emang dasar rindu eksistensi. Bahkan ketika sedang lari pun mata saya masih jelalatan mencari PEOPLE I KNOW dan tangan saya udah gatal pengin ngajak that specifically unknown person untuk berHI-FIVE. Dan hasil akhirnya masih TIDAK BERTEMU SIAPA – SIAPA YANG SAYA KENAL. Hauuuuuuuuuu! Am I that desperate that I could ask some sweaty mas – mas in red kutang for kenalan and HI him a FIVE? Alhamdulillah tadi saya cukup waras untuk memaksa diri tetap berlari di track dan menggigit lidah hingga berbunyi ‘klenyot – klenyot’ diiringi irama Such Great Heights yang oh-so-asoy-untuk-jogging. Dengan langkah gontai yang sok semangat dengan why-dont-you-just-kill-me look on my face, saya pun pulang, tapi mampir dulu ke psik untuk meracau tidak jelas. Untung di psik ada swg, ridwan, ama difa- yang bisa diajak ngomongin orang (ck ck ck ck sayang begitu ketemu mereka saya malahan lupa ngajak hi-five, karena saking leganya bertemu sivilisasi yang familiar)
Akhirnya pulangnya dianterin swg deh pake motor setelah gogoleran dan leyeh-leyeh di beranda psik, asyiiiiiiiiiik dingin kena angin pagi- hihihihihihihihi. Udah ah selese ceritanya- caphe meniulis. Bye bye~

Blog nya bagus, menarik, namun...aku lihat ke-boring-an disana...
hayoh, jgn terlalu feelingan (naon seh), maksudnya perasa...
masih banyak yg harus dikerjakan...
tetap semangat...
udah merdeka?
Posted by: - Tri Bas | May 14, 2007 09:49 AM
hey bu. sebelum lihat tulisanmu aku sudah mengupdate blog ku. hehehe
Posted by: Bayu | August 18, 2007 09:50 AM