« June 2006 | Main | October 2006 »

glitz from OZ

Jadi,

Disinilah saya sekarang:

Menghadiri kongres mahasiswa farmasi level dunia.
The so-called 52nd International Pharmaceutical Student Federation Congress

di Cairns, Australia. (bacanya Kei-rens,suku kata 'rens' dibaca cepat)

Begitu saya menginjakkan kaki di bandara Cairns, seketika saya langsung : Tak Merasakan Perbedaan Apa-Apa

Secara (yuck i hate this unproper use of the word, but i'll use it anyway, bwlhehe) ini ada di daerah semenanjung ostrali: jadi kalo diliat ada lancipan dikit di atas benua ostrali, yah ini di daerah2 sono dah~ O.K.I (oleh karena itu) yah udara, taneman, suasana mall (ga nyambung, tapi emang iyah: seriusan kaya di BSM rasanya) semuanya Mirip Indonesia.

Kalo makan di Mall sini rasanya seperti sedang makan di BSM pada 'Hari Khusus Bule Dengan Harga Makanan Lebih Mahal Dari Seharusnya'

Taneman2nya juga mirip luar biasa dengan Indonesia, dimana2 ada alang2 dan nyiur melambai (inikah yang dinamakan lain belalang satu ladang? ~ tolong jangan dibahas lebih lanjut)

Bahkan, karena kepribadian saya yang eksotis, dengan lancar saya pun menunjuk sebuah tanaman di pelataran kampus lokasi kami berkongres ria dan memperkenalkan tanaman tersebut pada rekan delegasi Jepang:

"cat moustache" kata saya.

Ortosiphon aristatus, nama latinnya, berfungsi sebagai diuretik dan berasal dari suku Labiatae atau Lamiaceae. Untungnya saya dapat menahan diri untuk tidak menyebutkan informasi2 tersebut karena kalo iya tentu mereka akan berpikir bukan main cerdasnya saya dan saya akan disangka mahasiswa unggulan tiada tara.

*Tolong jangan pergi, maafkan saya dan lanjutkan membaca*

Karena kesamaan kultur, orang asia lebih suka membentuk kluster2 yang eksklusif sembari merencanakan cara2 cepat mengambil alih kongres dan menaklukan orang Eropa dan mematahkan hidung-hidung mereka yang besar.

Hehehe, maafkan kekasaran saya, the big truth is: emang ga terlalu nyaman disini. karena mereka senengnya party: which is completely understandable, mengingat budaya mereka yang minim sehingga oh-begitu-sangat kurang hiburan (he~ kasar lagi, maaf).

Bukan cuma peserta ato panitia bule, tapi di backpackers hotel tempat kita nginep itu tiap harinya ada party di poolsidenya ampe jam 3 dan kedengeran hampir disemua kamar dengan keras. Gila, hampir ga ada orang yang bisa tidur enak disini. Hak tidur lama mah emang selalu ilang di acara IPSF, tapi ini hak tidur enak yang terampas. udah mah sebentar, ga enak lagi.

Permasalahan lain adalah bahwa Bule2 tesebut cenderung mengunderestimate orang-orang Asia karena mereka pikir kita tidak mengerti Eigo Lingo (istilah bikinan yg sembarangan, artinya: Bahasa Inggris), bahkan orang singapore yang jelas2  using English as their National language, sepertinya karena aksen kita yang agak beda. Dan mereka lebih senang ngumpul dengan sesamanya, terutama karena kongres didominasi Australian. jadi deh asian people rada2 ga diwaro, dan dipandang sebelah mata. Dan sebenernya bukan cuma Asian, tapi orang kulit berwarna, entah itu Egypt, Kuwait ato daerah manusia berkulit berwarna lainnya.

Kesel juga sih, karena mengenang APPS Indonesia dan Jepang yang sangat intim dan akrab antara panitia dan peserta~ disini mah boro2. Malahan panitia kadang jutek sama peserta asian.

Kalo itu ga cukup juga, ditambah soal makanan. Ga ada warning makanan antara mana yang babi mana yang bukan (hehe, yaudah: bisa nyobain tanpa sadar juga~ dosanya mereka yang tanggung, ngek! Muana adaa) begitu pula dengan warning makanan vegetarian (kasian temen2 delegasi dari India, tadi malem mereka cuma dinner pake: Nasi dan saos tomat. --> ga jauh beda juga sebenernya, peserta: nasi dan saos spageti)

Makanan menjadi highlight buat saya:  secara eh secaroo saya merupakan koordinator katering di APPS kemaren.

well, sebenernya karena kita orang asia minim protes juga dan cukup menganut prinsip: makan ora makan kumpul, maka sebenarnya tidak ada sesuatu yang harus dikomplain sebegitunya karena logisnya semua orang akan makan makanan sejenis bukan? maka kita akan menderita bersama bukan?

Ternyata TIDAK

Karena panitia dengan suka cita pada menyantap sepiring besar burger steak dengan kentang-kentang berwarna keemasan menari2 di piringnya. Berdamping-dampingan dengan peserta yang menyantap Nasi Kuah.

Gila kan?

Seneng banget waktu tau kalo Yash Jalundwala dari India bilang "the 5th APPS was 10000 times better than this" Yeay for us!

Tapi apapun yang terjadi di sini, Diriku tetap mau memutuskan untuk senang2. Dan akan mengajak the rest of BT asian juga senang2 dengan cara yang jelas sangat asian dan tentunya lebih enjoyable buat kita. Maunya sih seneng bareng orang seduniaeun tapi ya udah lah.

Pengen deh bisa marah, misalnya kaya kata temennya si orang spesial itu: Lo jangan macem-macem ama orang asia dan afrika, kalo ga ada hutan kita ga nafas kalian semua, mo gua tebang itu hutan semuanya?

Bangkit ASIA!!!

*hah, bangkit asia? apaan sih endingnya~ bukannya tadi lagi mu cerita tentang ostrali ya? hihihihi keselnya kelepasan.. bodo ah*

Ini semua keluar karena kemaren abis curhat2an ama Vidhu, si cantik dari India. dasar tu anak jago bgt manas2in orang. Hehehe~